Ruangolahraga.id – Tim bulu tangkis junior Indonesia memastikan tempat di semifinal BWF World Junior Team Championships 2026 atau Piala Suhandinata setelah mengalahkan Uni Emirat Arab (UEA) dengan skor 2-0. Pertandingan perempat final tersebut berlangsung di Kairo, Mesir, pada Rabu (7/10/2026) waktu setempat.

Mengutip laporan resmi Persatuan Bulu Tangkis Seluruh Indonesia (PBSI), Indonesia meraih kemenangan melalui dua set dengan skor 55-54 dan 55-31. Hasil ini mengantarkan skuad Merah Putih melangkah ke empat besar dalam kejuaraan beregu campuran junior dunia tersebut.

Indonesia Menang Dramatis pada Set Pertama

Indonesia harus berjuang keras untuk mengamankan set pertama. Kedua tim bersaing ketat hingga Indonesia akhirnya menang tipis dengan skor 55-54.

Atresia Naufa Candani/Yasintha Ristyna Putri membuka keunggulan Indonesia pada nomor ganda putri. Setelah itu, Radithya Bayu Wardhana memperkuat posisi Merah Putih melalui nomor tunggal putra.

Jolin Angelia kemudian menyumbangkan poin dari tunggal putri. Pasangan Simanjuntak Moses Andar/Reya Azzahra Yulianti turut menjaga keunggulan Indonesia melalui ganda campuran.

Persaingan semakin menegangkan pada partai terakhir. Raihan Daffa Edsel Pramono/Anju Siahaan menghadapi Adam Jeslin/Riyan Malhan pada nomor ganda putra. Indonesia akhirnya mengamankan set pertama dengan keunggulan satu poin.

Fardhan Rainanda Joe Perkuat Kemenangan Indonesia

Pada set kedua, Indonesia tampil lebih meyakinkan dan menang 55-31. Atresia Naufa Candani/Yasintha Ristyna Putri kembali menyumbangkan poin melalui ganda putri.

Di nomor tunggal putra, Fardhan Rainanda Joe mengambil alih posisi Radithya Bayu Wardhana. Pergantian tersebut berjalan efektif setelah Fardhan mampu mengatasi permainan Riyan Malhan.

Fardhan mengaku mempelajari pola permainan lawan saat menyaksikan pertandingan set pertama. Pengamatan itu membantunya menentukan strategi, membaca serangan, dan mengantisipasi pertahanan lawan.

“Dari awal sebelum match, pelatih juga sudah kasih tahu untuk saya siap-siap dan pemanasan. Maksudnya, saya harus selalu siap saja,” ujar Fardhan, dikutip dari keterangan resmi PBSI.

Ia menilai fokus, pengendalian mental, dan dukungan suporter Indonesia menjadi faktor penting dalam meraih kemenangan.

Jolin Angelia juga kembali memberikan kontribusi melalui nomor tunggal putri. Selanjutnya, pasangan Simanjuntak Moses Andar/Reya Azzahra Yulianti memperlebar jarak poin melalui ganda campuran.

Raihan Daffa Edsel Pramono/Anju Siahaan kemudian menutup set kedua dengan kemenangan 55-31 pada nomor ganda putra.

Pelatih Soroti Mental dan Konsistensi Pemain

Meski meraih kemenangan dua set langsung, tim pelatih masih melihat sejumlah aspek yang perlu diperbaiki. Pelatih ganda putri Ade Lukas menilai para pemain memiliki kualitas teknik yang baik, tetapi harus meningkatkan kesiapan mental saat menghadapi tekanan pertandingan.

Menurutnya, sistem relay 55 poin membuat setiap kesalahan dapat memengaruhi jalannya pertandingan. Dukungan suporter yang memadati arena juga menambah tekanan bagi para pemain muda.

Ade menegaskan tim perlu meningkatkan kualitas penampilan agar mampu bersaing lebih baik pada pertandingan berikutnya.

Selain evaluasi mental, tim juga harus menjaga konsistensi permainan dan beradaptasi dengan kondisi lapangan. Persiapan tersebut menjadi penting karena lawan di babak semifinal memiliki kualitas yang lebih menantang.

Indonesia Hadapi Malaysia di Semifinal

Kemenangan atas UEA membawa Indonesia ke semifinal Piala Suhandinata 2026. Pada babak tersebut, skuad Merah Putih dijadwalkan menghadapi Malaysia pada Jumat (9/10/2026) waktu setempat di Cairo International Stadium, Mesir.

Pertandingan ini menjadi ujian penting bagi para pemain junior Indonesia untuk menjaga peluang melaju ke final. Tim perlu memadukan kemampuan teknik, strategi, dan ketenangan mental agar mampu mengatasi tekanan dalam duel antarkedua negara.

Piala Suhandinata 2026 merupakan bagian dari BWF World Junior Championships yang berlangsung pada 5–17 Oktober 2026 di Kairo, Mesir. Setelah nomor beregu campuran berakhir, para pemain akan melanjutkan perjuangan pada nomor perorangan.